Pemberdayaan Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Produk Herbal Daun Kelor Sebagai Pencegahan Stunting

Authors

  • Lusinta agustina Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Indri Kusuma Dewi Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Sih Rini Handajani Poltekkes Kemenkes Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.55173/asthadarma.v7i2.81

Keywords:

Kewirausahaan, Stunting, Daun Kelor, Ibu Rumah Tangga, Produk Herbal

Abstract

Daleman Village is one of the stunting cluster villages in Klaten Regency which has many housewives with non-productive time and underdeveloped MSMEs. The purpose of this community service activity is to empower housewives through training in making herbal products made from Moringa leaves for stunting prevention while increasing family income. The implementation method includes preparation, training and mentoring, and evaluation using pre-test and post-test. The training was attended by 60 participants consisting of housewives, PKK cadres, and health cadres. The results showed an increase in participants' knowledge and skills in processing Moringa leaves into Moringa tea and Moringa syrup. In addition, three assisted MSME groups were formed (KELORISTA, MANKESTA, and HERMASTA), as well as the holding of P-IRT licensing counseling and the launching of assisted MSMEs by the Chairperson of the Klaten Regency PKK Mobilization Team. In conclusion, this activity succeeded in increasing community capacity in developing functional food-based businesses that have economic value and support stunting prevention.

References

Armalinda. (2020). Penyuluhan dalam menumbuhkan jiwa wirausaha dan memulai usaha produktif pada masyarakat desa bandung agung kecamatan pasar gunung kab. Lahat. Suluh Abdi : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 27–30.

Elfrianto. (2016). Manajemen Pelatihan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Mutu Lulusa. Jurnal Edu Tech, 2(2), 46–58.

Kemenkes RI. (2021). buku saku hasil studi status gizi indonesia (SSGI) tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota tahun 2021. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.

Kementerian PPN/ Bappenas. (2018). Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Rencana Aksi Nasional Dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting, (November), 1–51. Retrieved from https://www.bappenas.go.id

Khairani. (2020). Situasi Stunting di Indonesia. Jendela Data Dan Informasi Kesehatan, 208(5), 1–34. Retrieved from https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin- Situasi-Stunting-di-Indonesia_opt.pdf

Kurus, N. A. K. (n.d.). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis konsumsi makanan bergizi da- dan akibat penyakit infeksi kro- Nugget Tempe.

Nurcahya IF, S. (2012). Pemberdayaan ibu rumah tangga desa donohudan melalui produksi aneka panganan hasil industri tahu sumber rejeki.

Siti Fatimah Hanum, Shinta Tiara, S. (2018). Tenant PPK UMN Washliyah Dalam Mengembangkan Kewirausahaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 184–188

Soegoto, Eddy Soeryanto. 2009. Enterpreneurship, Menjadi Pebisnis ulung. Kompas Gramedia . Jakarta

Downloads

Published

2026-10-01

Issue

Section

Articles