Pemberdayaan Kader Posyandu dan Orang Tua dalam melakukan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak
DOI:
https://doi.org/10.55173/asthadarma.v6i2.63Abstract
The growth and development of children under five is a crucial phase that affects the quality of life in the future. Early Growth and Development Stimulation, Detection, and Intervention (SDIDTK) is one of the important strategies to identify and deal with growth and development problems from an early age. The low knowledge and skills of Posyandu cadres and parents in conducting SDIDTK in East Penfui Village, Central Kupang District, Kupang Regency is one of the factors that can hinder early detection and proper handling. Therefore, empowering Posyandu cadres and parents is a strategic step to increase their capacity to support children's growth and development. This activity aims to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres and parents in stimulating, detecting, and intervening early in the growth and development of children under five. The implementation method includes counseling on the concept and importance of SDIDTK, demonstration of implementation techniques, and direct practicum by participants. Participants were given the opportunity to try the practice of SDIDTK directly with the assistance of the facilitator. Partners in this activity are all parents who have 15 toddlers and 5 Posyandu cadres in East Penfui Village, Central Kupang District, Kupang Regency. Evaluation was carried out through observation of participant involvement, questions and answers, and assessment of practical skills. The results of the evaluation showed that participants participated in the activity enthusiastically, were able to master the steps of SDIDTK well, and understood the importance of an active role in monitoring children's growth and development.
References
Abdullah, F., Murwidi, I. C., & Dabi, R. D. (2017). Manajemen Pelaksana Program Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Sdidtk) Terhadap Cakupan Balita Dan Anak Prasekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate 2016. Link, 13(1), 20–31.
Arifin, S., & N. (2019). Pengaruh pelatihan berbasis praktik terhadap keterampilan kader Posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 101–109.
Hasyim, D. I., & Sulistyaningsih, A. (2019). Pemanfaatan Informasi Tentang Balita Usia 12-59 Bulan pada Buku KIA dengan Kelengkapan Pencatatan Status Gizi di Buku KIA. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1), 1–9.
Hati, F. S., & Lestari, P. (2016). Pengaruh pemberian stimulasi pada perkembangan anak usia 12-36 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul. JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia)(Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 4(1), 44–48.
Hidayah, N., Wulandari, R., & Putra, P. (2022). Efektivitas penyuluhan dan praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan deteksi tumbuh kembang anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 45–53.
Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Kementerian Kesehatan RI (Vol. 4247608, Issue 021). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://www.kemkes.go.id/article/view/19031800003/cegah-penyalahgunaan-narkoba-kemenkes-ajak-terapkan-germas.html%0Ahttps://www.depkes.go.id/article/view/18030500005/waspadai-peningkatan-penyakit-menular.html%0Ahttp://www.depkes.go.id/article/view/1707070
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Buku Kesehatan Ibu Dan Anak.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi tumbuh kembang anak.
Lestari, P., Handayani, H., & Suryani, D. (2023). Pengaruh Edukasi dan Pendampingan terhadap Kemampuan Orang Tua dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesia, 5(1), 33–41.
Lestari, W., Handayani, D., & Sari, R. (2021). Peningkatan partisipasi masyarakat melalui metode penyuluhan interaktif. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 35–44.
Mujiastuti, R., Abdussani, A., & Adharani, Y. (2018). Sistem Pakar Untuk Tumbuh Kembang Anak Menggunakan Metode Forward Chaining. 1–12.
Osaki, K., Kosen, S., Indriasih, E., Pritasari, K., & Hattori, T. (2015). Factors affecting the utilisation of maternal, newborn, and child health services in Indonesia: the role of the Maternal and Child Health Handbook. Public Health, 129(5), 582–586.
Puspasari, D., Mulyani, E., & Wahyuni, S. (2022). Pengaruh Pelatihan SDIDTK dengan Metode Demonstrasi terhadap Keterampilan Kader Posyandu. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2), 122–130.
Putri, A. N., & Wahyuni, S. (2022). Efektivitas penyuluhan dan praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan kader posyandu tentang deteksi dini tumbuh kembang. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 5(3), 176–185.
Rahmawati, I., Dewi, K., & Susilo, H. (2021). Peningkatan peran kader dalam pemantauan tumbuh kembang balita melalui pelatihan SDIDTK. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 2(2), 88–96.
Sari, T. P., & Haryanti, R. S. (2019). Ketrampilan Kader Posyandu Balita Tentang Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Proceeding of The URECOL, 297–302.
Septiani, D. R., Sulastri, D., & Rahmawati, I. (2022). Peran Sekolah dan Masyarakat dalam Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 45–52.
Sulistyorini, N., Hartati, S., & Wulandari, R. (2021). Kolaborasi Multipihak dalam Peningkatan Kinerja Posyandu. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 95–103.
Suryani, L., Anggraeni, N., & Widodo, D. (2021). Penerapan SDIDTK untuk memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Jurnal Keperawatan Komunitas, 4(2), 59–66.
Zainiah, N., & Suratini, S. (2014). Hubungan Frekuensi Pelatihan yang Diikuti Kader dengan Tingkat Keterampilan Kader dalam Pelayanan Posyandu di Desa Nogotirto Sleman Gamping Yogyakarta Tahun 2014. STIKES’Aisyiyah Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asthadarma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

